(Rhetor_Online-UIN). Keprihatinan terhadap musibah asap
memang menjadi kepedulian semua orang Indonesia. Bukan hanya masyarakat Sumatera,
Kalimantan, hingga Papua, bahkan musisi Senior Iwan Fals juga dengan
sigap membuat lagu tentang suasana bencana asap.
Hal tersebut
dibuktikan saat berlangungnya konser Iwan Fals dan bandnya dalam acara PassionVille 2015 semalam di
stadion Kridosono Yogyakarta, Sabtu (24/10), Ia membawakan lagu tentang asap. Lagu
yang dinyanyikan di ikuti ribuan penonton dengan secara bersama-sama menyalakan
korek api dan duduk ketika sang idola menyanyikanya lagu tersebut.
Bagi musisi legendaris
tersebut, kepedulian atas kondisi sosial harus ditanamkan oleh semua kalangan.
Ia menyindir dengan tindakan sekelompok orang yang dengan sengaja membakar
hutan demi kepentingan. “Hutan yang
dibakar demi kepentingan sekelompok orang” sindirnya di hadapan penonton.
Sebelumnya,
dalam konferensi pers yang dilangsungkan di hotel Melia Purosani, Jum’at
(23/10), orang yang akrab di sapa bang Iwan tersebut mengaku mendapat pertanyaan
dari salah seorang wartawan. “apakah nanti dalam konser juga akan membawakan
lagu tentang asap bang,” tanya salah seorang wartawan. Ia juga mengaku
pertanyaan tersebut yang mampu membuatnya gelisah dan kepikiran atas
pertanyaan itu.
“semalam saya terus terfikirkan dengan
pertanyaan itu, kemudian saya tanya kepada band saya, gimana siap gak bawakan
lagu itu? ” katanya lagi.
Benar saja
didepan ribuan penonton pelantun lagu Bongkar tersebut menjawab pertanyaan
dengan membawakan lagu yang dimaksud. “gimana,
mau denger gak lagu itu,” tanyanya
kepada para fans. Pertanyaan yang dijawab mau dengan serentak oleh para
penonton. Secara sepontan lagu yang dibawakan turut membawakan suasana hening
ditengah acara.
“habis asap terbitlah sawit” merupakan
kritikan yang disampaikan dalam lirik lagu tersebut dan disambut dengan tepuk
tangan para penonton. Pemilik nama asli Virgiawan Listanto tersebut juga
berharap agar pemerintah segera bertindak atas peristiwa asap agar tidak
semakin banyak lagi korban yang terkena ISPA.
“pemerintah harus
segera bertanggungjawab,” harapnya dalam lirik lagu lanjutan yang dibawakan.
Selama konser
berlangsung suasana tetap damai. Sepanjang acara pria kelahiran Jakarta 03 September 1961 ini juga banyak membawakan lagu-lagunya yang bertema
atas kondisi sosial seperti bunga trotoar, bongkar, tak kenal maka tak sayang,Oemar
Bakrie, Bento dan bung karno.
Konser tersebut
dimulai sejak pukul 20.00 WIB dan berakhir pukul 23.00 WIB. Hingga lagu terakhir
dinyanyikan acara berlansung damai. Para penonton pulang dengan tertib. [ES]
