![]() |
| Dok : Pribadi / Dyah Retno Utami |
Ngawi, Benteng
Van De Bosh atau yang lebih dikenal dengan Benteng Pendem adalah sebuah benteng
pertahanan peninggalan Belanda yang terletak di kelurahan Pelem Kec. Ngawi Kab.
Ngawi. Benteng yang sebelumnya terbengkalai dan tertutup itu setelah dilakukan
penataan disekitar kawasan oleh pihak pengelola pada tahun 2011 resmi di buka
untuk umum sebagai tempat wisata.
Keindahan dan
kekokohan bangunan bergaya eropa tersebut seakan menjadi ikon dan kebanggaan
warga Ngawi saat ini. Tak heran jika setiap akhir pekan tempat ini ramai
pengunjung.
Seperti
yang diungkapkan Nurul (23/01) “tempat ini asyik, gaya arsitekturnya bagus,”
ujarnya. Selain itu, lanjut Perempuan Ngawi tersebut mengatakan tempat ini juga
menambah pengetahuannya tentang sejarah yang ada di Ngawi sendiri.
Benteng Pendem
di bangun pada tahun 1839 dulunya digunakan sebagai markas tentara Belanda,
benteng ini memiliki ukuran bangunan 165m X 80m dengan luas tanah 15Ha.
Dikatakan Benteng Pendem karena seluruh bangunan benteng di kelilingi oleh
tanggul yang tingginya melebihi bangunan benteng, sehingga terkesan seperti
terpendam. Letaknya pun strategis karena berada disudut pertemuan sungai
bengawan solo dan sungai madiun.
Benteng yang
menyimpan banyak nilai sejarah dan tetap berdiri kokoh meski usianya sudah
ratusan tahun ini dapat menjadi destinasi wisatawan yang berkunjung ke Ngawi
serta menjadi wahana edukasi sejarah untuk generasi muada. [Dyah Retno Utami]
Editor : Suhairi Ahmad

