![]() |
| "Diskusi Publik Nasionalisasi Aset di teatrikal FDK, Jum'at 18/03" (Doc: Rhetor-Wulan) |
(Rhetor_Online-UIN)
“Bangsa yang tidak waras adalah ketika dirampok itu diam saja” begitu yang
disampaikan Sugiarto saat mengisi acara diskusi publik “Nasionalisasi Aset
Pukul Pundur Freeport”. Acara yang berlangsung di tetrikal fakultas Dakwah
dan komunikasi UIN Sunan Kalijaga, Jum’at (18/3) tersebut, merupakan bentuk keprihatinan karena masih banyaknya perusahaan asing yang bercokol dan mengeruk kekayaan alam Indonesia.
Eksploitasi sumber daya alam Indonesia terus dilakukan di
tanah Papua oleh PT.Freeport. Namun, bertambahnya masa investasi perusahaan
asing tersebut tidak di iringi dengan kesejahteraan masyarakat yang ada di
Papua. Hukum perundang-undangan tentang pertambangan juga dinilai tidak berpihak kepada masyarakat oleh beberapa warga papua yang
mengikuti acara diskusi.
‘’hukum
di indonesia ini masih tumpang tindih, masalah tentang freeport ini tidak
diartikan nasionalisme yang sempit karena pada akhirnya jatuh ke arah
penindasan,’’ sesal Verro salah seorang peserta asal Papua. [Wulan]

