| Doc.Rie |
Yogyakarta, - Beberapa setelah Kenaikan harga BBM
ditetapkan, mahasiwa turun ke jalan senin (17/11) menjelang tengah malam di
jalan pertigaan kampus UIN. Puluhan mahasiswa dari beberapa gerakan mahasiswa
di yogyakarta tergabung dalam aksi ini, PMII, LMND, IMM, FAM-J, HMI dan SEKBER.
aksi ini
merupakan bentuk protes atas kebijakan rezim jokowi yang tidak pro rakyat. “
menaikkan harga BBM bukanlah solusi, karena akan berdampak melambungnya harga
bahan pokok dan masyarakat kecil menjadi korban,” ungkap Lucky koordinator
lapangan.
Dalam
orasinya lucky menagatakan bahwa indonesia sangat kaya akan sumber daya alam.
Seharusnya pemerintah berpikir tentang sumber daya bukan dengan menaikkan harga
BBM.
Selain orasi,
aksi diwarnai lepas baju salah satu massa aksi. "Ini sebagai wujud
penolakan kenaikan harga BBM dan sebagai lambang bahwa pemerintahan Joko
Widodo-Jusuf Kalla telah menghianati rakyat," ujar Achmad zuhri sambil
melepas satu persatu baju dan celananya.
Menjelang
dini hari satu persatu elemen gerakan mahasiswa berdatangan. Aksi dilanjutkan
dengan bakar ban dan memblokir jalan sepanjang pertigaan UIN. Setelah itu,
massa aksi menggelar long macth hingga perempatan Jl. Gejayan.[Rie]
*berita ini juga dimuat di Kilatnews.com
*berita ini juga dimuat di Kilatnews.com
