(Rhetor_Online-UIN)-Sosial
Movement Insitut (SMI) bersama Lpm Rhetor, Jaringan Damai Papua (JDP) dan
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengadakan seminar dan diskusi publik
(Sabtu 30/05). Kegiatan yang
be
rtemakan “Papua Tanah Damai” ini sebagai upaya menghilangkan stigma terhadap
masyarakat Papua yang bertempat di Teatrikal Tarbiyah. Dalam kesempatan
tersebut mendatangkan tiga pemateri
yaitu Zely Ariane, Okto Pikei dan Suma Riela.
| Doc : Rhetor/ Eko |
Kegiatan
ini mengangkat permasalahan yang ada di Papua, diantaranya terkait isu
kekerasan ditanah Papua. Berbagai kasus pembunuhan marak terjadi bahkan setiap
bulannya banyak terjadi kasus penembakan oleh militer terhadap masyarakat sipil
yang dituding pemberontak. Bahkan masyarakat Papua sering kali mendapat stigma negatif,
suka kekerasan dan lainnya.
“Masyarakat
Papua tidak selamanya suka kekerasan dan pemberontak, “Papua Cinta damai” tutur
Okto dalam pembukaan diskusi.
Tak
berbeda jauh dengan Okto, Zely sapaan gadis cantik yang sekaligus inisiator
#PapuaituKita memaparkan, untuk menghilangkan stigma negative terhadap
masyarakat Papua kita harus mengenali, pahami dan atasi sebagai solusi.
“tidak
bisa menilai kalau tidak mengenal, kita juga tidak bisa menjust kalau tidak
paham to? , selanjutnya jika kita sudah kenal dan paham ya atasi,” tegas Zely.
Kegitan
tersebut berlangsung sangat khidmat dan sepanjang kegiatan berlangsung banyak
antusiasme dari para peserta seminar. Salah satunya Arizimun seorang peserta
sekaligus mahasiswa asal Papua mengaku jika selama ini hak masyarakat Papua
telah diambil secara cuma-cuma dan ia sangat menyesalkan tindak kekerasan yang
terjadi di tanah Papua.
“apa
yang mereka minta kita kasih” keluh Ari. “Sebagai salah satu warga Papua yang
tersisa diantara orang Papua yang lain saya tidak mau main emosi-emosi, saya
lebih mengedepankan pikiran” tandasnya.
Di
akhir acara di tutup dengan penampilan dari John Tobing, pencipta lagu darah
juang. Sontak penampilanya menjadi pemicu semangat tersendiri bagi para peserta
untuk menindaklanjuti kegiatan tersebut.
