(Rhetor_Online-Yogyakarta) – Perdamaian
merupakan satu-satunya jalan keluar untuk menyelesaikan permasalahan di Papua.
Demikian disampaikan oleh salah seorang anggota Social Movement Institute
(SMI), Andre, saat menggelar aksi damai di perempatan Tugu Yogyakarta, Kamis lalu (28/5).
Selain soal Papua, aksi yang dilakukan belasan orang tersebut mengangkat isu
menolak lupa terhadap kasus-kasus pelanggaran HAM dan kekerasan.
Dalam salah satu kesempatan orasi dinyatakan, bahwa kekerasan yang
ditempuh pemerintah melalui aparatnya (Polisi dan TNI –red) untuk
menyelesaikan permasalahan di Papua menunjukkan mereka telah melanggar hak
konstitusi rakyatnya. Dalam orasi tersebut juga ditegaskan bahwa Papua
membutuhkan kedamaian, bukan perampasan dan ketidakadilan, apalagi kekerasan.
Maka, rakyat Indonesia harus ikut bersolidaritas mendorong
pembangunan Papua yang beradab dan bermartabat. Pemerintah harus mampu
mengatasi ketimpangan sosial dan ekonomi disana, karena tanah Papua tidak
diperjual belikan untuk memenuhi nafsu para investor asing dalam merengguk
kekayaan tanah Papua. Demikian pernyataan pada aksi yang digagas oleh Komite
Aksi Kamisan dalam rilisan persnya. [Fikry Fachrurizal]
