(Rhetor_Online-UIN). Kementrian kesehatan (Kemenkes) bersama UIN Sunan Kalijaga dan UKM KSR PMI
unit VII UIN mengadakan sosialisasi bahaya Human Immunodeficiency Viru (HIV) , Kamis
(12/12). Bertempat di teatrikal pusat bahasa acara tersebut bertujuan agar
mahasiswa bisa membantu mengurangi jumlah penderita Acquired Immunodeficiency
Syndrome atau Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS).
![]() |
| (ilustrasi: mainstreamreports.com) |
“dengan
cara pemberihan informasi-informasi kepada mahasiswa agar dapat memberikan
pengarahan kepada masyarakat sekitar mereka tinggal Supaya jumlah penderita HIV
AIDS dapat berkurang,” kata dr. Wisnu Murti
Yani, M.Sc. selaku pemateri yang sekaligus Menteri Kesehatan Kabupaten Sleman.
HIV adalah suatu virus yang
dapat menyebabkan penyakit AIDS. Virus ini menyerang manusia dan menyerang
sistem kekebalan (imunitas) tubuh, sehingga tubuh menjadi lemah dalam melawan
infeksi. Dengan kata lain, kehadiran virus ini dalam tubuh akan menyebabkan
defisiensi (kekurangan) sistem imun.
AIDS menggambarkan berbagai
gejala dan infeksi yang terkait dengan menurunnya sistem kekebalan tubuh.
Infeksi HIV merupakan sebagai penyebab AIDS. Tingkat HIV dalam tubuh dan
timbulnya berbagai infeksi tertentu merupakan indikator bahwa infeksi HIV telah
berkembang menjadi AIDS.
Ciri-ciri penderita HIV AIDS antara
lain, berat badan terus turun, terkenan flu dan diare yang tidak kunjung sembuh
dan mudah merasa lelah. Selain itu bahaya virus tersebut juga bisa dengan mudah
menular. “HIV AIDS tidak menular dengan gigitan nyamuk, sentuhan, pelukan,
ciuman, menggunakan peralatan makan atau minum bersama dan menggunakan jamban
yang sama,” tambah dr.Wisnu.
Sosialisasi ini diikuti oleh 150
Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dari berbagai Fakultas dan Jurusan.
Sosialisasi tersebut diharapkan dapat memberikan tambahan wawasan dan kesadaran
kepada peserta Sosialisasi. [Adisty]

